SISTEM MUSCULARIS

Menurut letak  dan tempatnya

a.       Leher

·         M. Platisma berfungsi untuk menekan mandibula, menarik bibir ke bawah dan mengernyutkan kulit bibir.

·         M. sternokleido mastoid berfungsi untuk menarik kepala ke samping kiri dan kanan.

·         M. Longisimus kapitis berfungsi untuk menarik kepala ke belakang dan menggelengkan kepala.

 

b.      Dada

·         M. Pectoralis mayor berfungsi untuk memutar lengan ke dalam, menengahkan lengan menarik lengan melalui dada, dan merapatkan lengan ke dalam.

·         M. Pectoralis minor berfungsi menaikkan tulang scapula dan menekan bahu.

·         M. Subclavicula berfungsi menetapkan tulang clavicula di sendi ebelah sternum, menekan sendi bahu ke bawah dan menenkan sendi bahu ke depan

·         M. Seratus anterior berfungsi mempertahankan posisi costae I – IX

·         M. Intercostalis eksternal dan intenal  berfungsi mengangkat costae ke atas waktu inspirasi dan menurunkan costae ke bawah waktu inspirasi.

 

c.       Bahu

·         M. Deltoid (otot segitiga), otot ini membentuk lengkung bahu dan berpangkal di bagian sisi tulang selangka ujung bahu, balung tulang belikat dan diafise tulang pangkal lengan. Di antara otot ini dan taju besar tulang pangkal lengan terdapat kandung lendir. Fungsinya mengangkat lengan sampai mendatar.

·         M. Subskapularis (otot depan tulang belikat) Otot ini mulai dari bagian depan tulang belikat, menuju taju kecil tulang pangkal lengan, di bawah uratnya terdapat kandung lendir. Fungsinya menengahkan dan memutar tulang humerus ke dalam.

·         M. Susprapinatus (otot atas balung tualang belikat). Otot ini berpangkal di lekuk sebelah atas menuju ke taju besar tulang pangkal lengan. Fungsinya mengangkat lengan.

·         M. Infraspinatus (otot bawah balung tulang belikat). Otot ini berpangkal di lekuk sebelah bawah balung tulang belikat dan menuju ke taju besar tulang pangkal lengan. Fungsinya memutar lengan ke luar.

·         M. Teres mayor (ototo lengan bulat besar). Otot ini berpangkal di siku bawah tulang belikat dan menuju ke taju kecil tulang pangkal lengan. Di antara otot lengan bulat kecil dan otot lengan bulat besar terdapat kepala yang panjang dari muskulus triseps brakii. Fungsinya bisa memutar lengan ke dalam.

·         M. Teres minor (otot lengan belikat kecil). Otot ini berpangakal di siku sebelah luar tulang belikat dan menuju ke taju besar tulang ke pangkal lengan. Fungsinya memutar lengan ke luar.

 

d.      Perut

·         M. Abdominis internal dinding perut). Garis di tengah dinding perut dinamakan linea alba, otot sebelah luar (muskulus abdominis eksternal). Otot yang tebal dinamakan aponeurosis, membentuk kandung otot yang terdapat di sebelah kiri dan kanan linea itu.

·         M. Obliqus eksternus Berpangkal pada igaV sampai iga yang bawah sekali. Serabut ototnya yang sebelah belakang menuju ke tepi tulang panggul (kristailiaka). Serabut yang depan menuju linea alba. Serabut yang tengah membentuk ikat yang terbentang dari spina iliaka anterior superior ke simfisis.

·         M. Obliqus internus abdominis Serabut miring menuju ke atas dan ke tengah. Aponeurosis terbagi 2 dan ikut membentuk kandung otot perut lurus sebelah depan dan belakang muskulus rektus abdominis, otot perut lurus mulai dari pedang rawan iga III di bawah dan menuju ke simfisi. Otot ini mempunyai 4 buah urat melintang.

·         M. rektus abdominis membantu pernapasan dan memainkan peran penting dalam pernapasan saat menghembuskan napas dengan paksa, seperti yang terlihat setelah berolahraga serta dalam kondisi sulit untuk menghembuskan napas seperti emfisema. Ini juga membantu menjaga organ dalam tetap utuh dan dalam menciptakan tekanan intra-abdomen, seperti saat berolahraga atau mengangkat beban berat, saat buang air besar atau nifas (melahirkan).

·         M. Transversus abdominis adalah lapisan otot dinding perut anterior dan lateral (depan dan samping) yang jauh ke (berlapis di bawah) otot oblik internal.

 

e.       Punggung

 

·         M. Trapezius (otot kerudung). Terdapat di semua ruas-ruas tulang punggung. Berpangkal di tulang kepala belakang. Fungsinya: mengangkat dan menarik sendi bahu. Bagian atas menarik skapula ke bagian medial dan yang bawah menarik ke bagian lateral.

·         M. Latisimus dorsi (otot pungung lebar), berpangkal pada ruas tulang punggung yang kelima dari bawah fasia lumboid, tepi tulang punggung dan iga III di bawah, gunanya menutupi ketiak bagian belakang, menengahkan dan memutar tulang pangkal lengan ke dalam.

·         M. Romboid (otot belah ketupat), berpangkal dari taju duri, dari tulang leher V, ruas tulang punggung V, di sisni menuju ke pinggir tengah tulang belikat. Gunanya menggerakkan tulang belikat ke atas dan ke tengah.

·         M. Seratus posterior inferior (otot gergaji belakang bawah). Terletak di bawah otot pungung lebar, berpangkal di fasia lumbodorsalis dan menuju ke iga V dari bawah. Gunanya menarik tulang iga ke bawah pada waktu bernapas.

·         M. Seratus posterior superior terletak di bawah otot belah ketupat dan berpangkal di ruas tulang leher keenam dan ketujuh dari ruas tulang punggung yang kedua. Gunanya menarik tulang iga ke atas waktu inspirasi.

·         M. Inter spinalis tranversi  terdapat di antara kiri-kanan prosesus transversus dan prosesus spina. Fungsinya untuk sikap dan pergerakan tulang belakang.

·         M. Semispinalis  terdapat di antara kiri-kanan prosesus transversus dan prosesus spina. Fungsinya untuk sikap dan pergerakan tulang belakang.

·         M. Sakro spinalis (muskulus eraktor spina) terletak di samping ruas tulang belakang kiri dan kanan. Fungsinya memelihara dan menjaga kedudukan kolumna vertebra dan pergerakan dari ruas tulang belakang

·         M. Quadratus lumborum terletak antara krista iliaka dan os kosta, terdiri dari 2 lapisan; fleksi dari vertebra lumbalis dan di samping itu juga merupakan dinding bagian belakang rongga perut.

 

Sumber : https://abineoagus.wordpress.com/2010/12/03/sistem-muscularis-otot-tubuh-manusia/

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERGAULAN MUDA MUDI DALAM ISLAM

SISTEM ENDOKRIN DAN SISTEM URINARY

SISTEM SKELETON (EXTREMITAS)