SISTEM SKELETON (CRANIAL)
Cranial (tulang tengkorak) terbagi atas 2 bagian, yaitu:
1. Cranium (tulang otak)

Merupakan
tulang pelindung otak yang sangat diperlukan agar sistem koordinasi tubuh kita
masih berfungsi secara normal. Cranium dibagi menjadi 3 yaitu:
a.
Gubah tengkorak
·
Frontale (tulang dahi) :
Tulang berbentuk pipih yang membentuk dahi. Tulang ini juga membentuk bagian
atas soket mata. Soket mata adalah rongga tempat berdiamnya bola mata.
·
Pariental (tulang ubun ubun) : Tulang
pariental jumlahnya ada dua, di kedua sisi kepala, serta menyatu di
tengah-tengah. Tulang ini letaknya tepat di belakang tulang frontal.
·
Occypitale (tulang kepala belakang) :
merupakan tulang berbentuk pipih yang lokasinya terletak di bagian paling
belakang dari tulang tengkorak. Di tulang ini ada sebuah lubang yang menjadi
tempat lewatnya saraf tulang belakang agar bisa terhubung ke otak.
· Temporale (tulang pelipis) : Tulang ini berjumlah dua, masing-masing di sisi sebelah kiri dan kanan tulang tengkorak dan terletak tepat di bawah tulang parietal.
b.
Dasar tengkorak
·
Spenoidal (tulang baji) : Tulang sphenoid
letaknya ada di bawah tulang frontal dan berperan sebagai dasar tulang
tengkorak. Tulang ini termasuk dalam tulang yang berbentuk ireguler.
·
Atmoidal (tulang tapis) : terletak di
depan tulang sphenoid. Tulang ini juga menjadi bagian dari kumpulan
tulang-tulang yang membentuk struktur rongga hidung.
c. Samping tengkorak
·
Spongeosa : tulang ini
lebih cocok untuk aktivitas-aktivitas metabolisme, seperti pertukaran ion
kalsium. Tulang spongiosa biasanya
dapat ditemui di ujung tulang-tulang panjang, persendian, dan
bagian dalam tulang belakang.
·
Petrusum : Tulang
petrosum yang menjorok ke bagian tulang pipi dan memiliki taju (prosesus
stiloid).
2.
Facial
(tulang
wajah)

tulang wajah juga merupakan pembentuk struktur dan
dalam hal ini, tulang tersebut membentuk struktur di wajah kita. Tulang wajah
terdiri dari:
a. Hidung
·
Lakrimal : Tulang lacrimal adalah tulang
terkecil di wajah. Tulang ini turut membentuk dinding rongga mata bagian
tengah, di dekat hidung. Tulang lacrimal juga terletak di dekat kantung air
mata.
·
Nasale : Tulang nasal adalah tulang yang
membentuk batang hidung. Tulang ini terhitung cukup panjang jika dibandingkan
dengan tulang wajah lainnya.
·
Konka nasale : Terletak di dalam rongga
hidung, konka nasal inferior merupakan tulang yang membuat permukaan dalam
rongga hidung memiliki sedikit “tanjakan”. Bentuk ini nantinya berfungsi untuk
membantu menambah jumlah masuknya udara bersih yang bisa menyentuh seluruh
bagian dalam hidung agar kelembapannya bisa terjaga.
·
Septum nasale : adalah sekat rongga
hidung.
b. Rahang
·
Maksilaris : Tulang maksila adalah tulang
rahang atas, tempat tumbuhnya gigi-gigi atas.
·
Mandibularis : Tulang mandibula
adalah tulang rahang bawah. Tulang ini merupakan satu-satunya tulang
wajah yang bisa bergerak. Sebab, di ujung atasnya, tulang rahang bawah
membentuk persendian bersama dengan dasar dari tulang kepala dan membentuk
temporomandibular joints (TMJ).
·
Zygomatikum : Tulang zygomaticus adalah
tulang yang membentuk struktur pipi di wajah. Tulang ini juga berbatasan
langsung dengan tulang frontal, tulang sphenoid, temporal, dan tulang maksila.
·
Palatum : Tulang palatum adalah tulang
pembentuk langit-langit mulut yang keras. Area langit-langit mulut yang keras
dinamakan sebagai palatum durum. Sementara itu di belakangnya, ada area
langit-langit mulut yang lunak, dinamakan sebagai palatum molle.
·
Hyoid : merupakan tulang lidah, terdapat
di pangkal leher antara otot leher.
Referensi
:
http://alfinasyofyan.blogspot.com/2012/09/sistem-rangka-skeletal-manusia.html
https://www.sehatq.com/artikel/mengenal-bagian-dan-fungsi-tulang-tengkorak-yang-melindungi-otak
Komentar
Posting Komentar